Aku terkesima sejak pertama aku mengenalnya. Laki-laki yang membawaku paada cerita baru, yang menghadirkan sebuah pembelajaran baru untukku. Laki-laki yang dimataku tak terlihat , entah bagaimana awalnya, aku tertarik. Entah bagaimana awalnya aku mengaguminya hingga tersadar bahwa ini bukan hanya sekedar kekaguman. Ya, ini lebih dari kekaguman. Jika ini ilusi, tentu aku akan merasakan ilusi yang berlebihan. Karena hingga detik ini aku masih terus terjerat sesuatu yang disebut ilusi itu sendiri. Entahlah, tapi bagaimanapun aku menyukainya. Seperti dosa termanis, aku menikmatinya meskipun itu salah. Hingga akhirnya aku berkata, i finally found you! Padahal aku sendiri belum begitu yakin apa yang ku temukan itu. Aku menemukan sesuatu yang sudah dari dulu aku butuhkan, tapi itu bukan sesuatu yang aku inginkan. Aku masih merasa belum lengkap. Entahlah, masih banyak bagian yang kosong yang harus terisi. Aku masih membutuhkan oase saat aku berada di gurun, aku masih membutuhkan...
You might find yours here